Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

PEMUDA ISLAM SUMBAR

HomePemuda IslamApr 14, 2008
Secara historis dan filosofis Pemuda Islam adalah barisan muda PERTI, dengan demikian Pemuda Islam merupakan bahagian dari PERTI dan mempunyai Kittah yang sama dengan PERTI sesuai dengan Ketetapan Muktamar XI PERTI 27-29 Desember 1985 di Jakarta.

Pemuda Islam disingkat PI bersifat terbuka, mandiri dan demokratis, didirikan pada tanggal 10 April 1947 di Bukittinggi Sumatera Barat, Pusat Organsasi berkedudukan di Jakarta.

PI beraqidah Islam, yang dalam i'tikadnya menganut faham Ahlussunnah wal Jamaah, dan dalam syariat serta ibadahnya mengikuti mazhab Imam Syafi'i R.A PI berazazkan Islam, dan Pancasila dalam hidup bernegara

Menjelang Musyawarah Daerah DPD Pemuda Islam Sumatera Barat Mei 2008 ini, sejumlah wacana tentang perbaikan organisasi telah mulai dibicarakan. Tema Revitalisasi organisasi dan kaderisasi Anggota menjadi hal paling hangat dalam fikiran setiap kader pemuda islam di sumatera barat. Tapi apa dan bagaimana merevitalisasi organisasi ini?

Dalam perumusan materi program kerja hendaknya di eksplorasi pokok kegiatan yang meliputi kegiatan: revitalisasi organisasi, kaderisasi anggota, pengembangan usaha organisasi (secara mandiri, dan melalui kemitraan), pendidikan dan pelatihan, publikasi, penelitian dan pengembangan, advokasi, dan fasilitasi

Dalam hal kegiatan yang perlu menjadi prioritas pertama adalah Revitalisasi Organisasi. Ada beberapa hal yang perlu di inventarisir berkenaan dengan revitalisasi tersebut, diantaranya:

  1. herregistrasi keanggotaan;
  2. menyusun data base anggota; menyusun profil anggota dan pengurus;
  3. melakukan konsolidasi organisasi;
  4. melaksanakan mudzakarah, muahasabah, dan tausiah; 
  5. pengembangan data dasar mengenai potensi dan daya saing pemuda;
  6. meningkatkan jaringan komunikasi melalui berbagai media termasuk internet, serta memberikan fasilitasi dan sinergi pemanfaatan pengalaman dan keahlian anggota.

Prioritas kedua adalah Kaderisasi Anggota

Kaderisasi dilakukan dengan menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan secara berjenjang, sistematis, metodologis, inovatif dan relevan dan mengembangkan karir struktural dalam organisasi Pemuda Islam, masyarakat, dan pemerintahan.


Teroeskanlah membina Tarbiyah Islamiyah sesoeai dengan peladjaran jang koeberikan! Tjandoeng, 26 Djuli 1970 Sjech Soelaiman Ar-Rasoeli DEMIKIANLAH pesan terakhir Syekh H Soelaiman Ar-Rasoeli pada makamnya, di halaman pesantren Madrasah. Tarbiyah Islamiah (MTI) Canduang, Kabupaten Agam - sekitar 10 m arah Utara Bukittinggi. Di pesantren MTI yang didirikannya tanggal 5 Mei, 67 tahun Mali itu, sejak hari Jumat (27/7) sampai Kamis (3/8) dipenuhi sedikitnya 1.500 orang bekas anak didiknya (alumi MTI) dan penjuru Tanah Air. Acara “Haul Seperempat Abad” meninggalnya tokoh ulama terkemuka itu. Selengkapnya

EventApr 14, '08 6:55 AM
for everyone
Start:     Apr 17, '08 2:00p
Location:     Bifa Tour n Travel

Photo AlbumAgustian PiliangApr 14, '08 6:46 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Mengalir Seperti Air

Blog EntryFeb 27, '08 4:17 AM
for everyone

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud No. 3745)

Zaman terus bergulir menghampiri penghabisannya. Hadits-hadits nabi tentang datangnya akhir dari alam semesta semakin terpenuhi. Kita telah melihat bahwa ummat ini semakin mengikuti tingkah laku yahudi dan nashara.

Bukan hanya di mal-mal, bahkan di pasar-pasar tradisional, kita dapat melihat betapa ummat ini telah melangkah meninggalkan millah Islam dan terus saja mengikuti jejak yahudi dan nashara, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga ke lubang biawak pun mereka ikuti.

Ummat telah banyak yang melupakan Allah. Mereka terjebak dalam kenikmatan duniawi yang sementara. Mereka berbuat semaunya seolah surga dan neraka itu tak ada. Telah banyak diantara kita yang meninggalkan shalat fardhu sebagai tanda tak rindunya kita dengan Allah. Kalau pun kita shalat, kita shalat tanpa tahu ilmunya dengan baik dan benar. Kalau pun tahu ilmunya, hati dan fikirannya belum bisa benar dalam mendirikan sholat. Tetapi yang sangat perlu diperhatikan adalah mereka yang telah meninggalkan shalat fardhu. Apakah mereka tidak rindu untuk berjumpa dengan Allah?

Dari meninggalkan shalat itulah, ummat menjadi insan-insan yang mudah terjatuh kepada perbuatan keji dan mungkar. Narkoba dan minuman keras yang dulunya hanya diminum oleh orang-orang kafir, sekarang juga telah diminum oleh muslimin dengan penuh kebanggaan. Pembukaan aurat yang dulunya hanya dilakukan wanita-wanita kafir, kini juga dilakukan oleh muslimah dari yang muda hingga yang tua. Bahkan perzinahan di kalangan remaja pun menjangkiti para remaja muslim. Jika tahun baru dan valentine day tiba, hampir-hampir di muka bumi ini tidak tersisa lagi dari golongan Muhammad Rasulullah, kecuali sebagian kecil remaja yang meramaikan Masjid-Masjid dengan lafazh ‘Ya Allahu ya Allah’ untuk meredam musibah yang mungkin timbul akibat perbuatan sebagian besar ummat manusia yang terlena dalam kenikmatan duniawi di malam-malam tersebut.

Sebagian ummat Islam telah terjangkit dengan penyakit ‘hubbud dunya’, terlalu mencintai kehidupan duniawi. Mereka begitu bernafsu terhadap kehidupan dunia ini sehingga mereka lupa akan kematian, dan mereka tidak mau mengingat kematian, serta sangat takut terhadap mati. Mereka takut mati, selain karena amal mereka, juga lebih-lebih dikarenakan mereka tidak mau meninggalkan dunia yang sangat mereka cintai ini. Mereka mencintai dunia ini hingga malas beramal yang mendekatkan diri mereka kepada Allah. Mereka mencintai dunia ini hingga melupakan Allah, tidak merindukan-Nya, tidak pula mengharapkan pertemuan dengan-Nya. Kasihan, walau mereka sangat mencintai dunia ini, tetapi tetap saja, mereka pasti menemui kematian.

Jika mereka memang rindu untuk berjumpa dengan Allah, tentu mereka beramal shalih dengan penuh keikhlasan dengan mengharapkan keridhoan dari Allah. Tentu mereka berusaha untuk menyenangkan Allah dan melayani-Nya sebagaimana mestinya seorang hamba. Tetapi kebanyakan kita telah menjadi hamba dari nafsu kita sendiri dan terus melayani nafsu sebagai tuannya. Dan nafsunya begitu cinta terhadap kehidupan duniawi.

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.” Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (Al-Kahfi: 110)

Inilah potret generasi kita, dimana ummat semakin terjangkit penyakit Al-Wahn, yaitu cinta dunia dan takut mati.


Blog EntryFeb 18, '08 7:24 AM
for everyone
Bila tidak bisa menjadi pohon cemara di atas bukit,
jadilah perdu.
Bila tak bisa menjadi perdu, jadilah belukar
Tetapi belukar yang indah di lembah
Bila tak bisa jadi belukar, jadilah rumput
Buatlah jalan-jalan jadi semarak

Bila tak bisa jadi gurame jadilah teri
tetapi teri yang paling cantik ditambak

Tidak semua kita bisa jadi komandan
harus ada yang jadi pasukan
semua ada fungsinya masing-masing
Ada pekerjaan besar dan ada pekerjaan kecil
Semuanya harus dikerjakan
maka kerjakanlah yang terdekat dengan kita

Bila tak bisa jadi bulan jadilah bintang
Bukan besar kecilnya yang menjadi patokan kalah dan menang,
namun jadilah wajar dan matang.


Doughlas Maloch

Blog EntryFeb 13, '08 6:39 AM
for everyone

Hari Valentine dan hubungannya dengan persekutuan Yahudi.

Sumatra Barat

Ketua I MUI Sumatra Barat Buya Mas’oed Abidin mengeluh pada tanggal 12 Februari bahwa perayaan Hari Valentine adalah bukti kalau Indonesia semakin lama semakin tunduk akan budaya global asing:

Kegemaran tersebut perlu segera dihentikan, karena hal itu tidak cocok dengan budaya kita.

Dalam laporan asal Republika juga ada singgungan bahwa Hari Valentine, dirayakan oleh kaum muda diseluruh dunia, adalah persekongkolan Yahudi-kapitalis. Walaupun begitu, tidak jelas apakah tanggapan ini merupakan pernyataan redaktur atau pendapat Buya Mas’oed Abidin sendiri.

Buya Mas’oed Abidin kemudian berujar:

Seharusnya ninik mamak, para pendidik, mubalig dan ormas Islam perlu segera menyerukan dan mengimbau generasi muda tidak membudayakan Valentine Day itu.

Usaha untuk mengentikan perayaan Hari Valentine sangatlah penting, karena semua bencana alam yang telah diderita Indonesia baru-baru ini, seperti banjir, tsunami, dan gempa, katanya. Nampaknya ia juga memberi kesan bahwa kenaikan harga bahan makanan pokok juga terkait dengan masalah ini.

Sebagai jawaban, beliau mengusulkan pemerintah negara menjadikan Hari Sumpah Pemuda di tanggal 28 Oktober sebagai hari kasih sayang untuk menggantikan Hari Valentine, karena para tokoh 1928 tersebut memiliki banyak cinta terhadap Indonesia.

Sementara itu di Bukittinggi, Sumatra Barat, Wakil Wali Kota Ismet Azis menyatakan pada tanggal 13 Februari bahwa merayakan Hari Valentine merupakan pelanggaran huku, jika mengusut pada Peraturan Daerah tentang Pemberantasan Maksiat:

Itu bukan budaya kita, dan Valentin Day ini dekat dengan maksiat, maaf saja, di acara ini biasanya ada yang berpelukan, berciuman, itu kan maksiat.

Seratus satuan polisi pamong praja kan berkeliaran di jalanan Bukittingi mencari pasangan yang berjalan bersama. Mereka juga akan merazia hotel-hotel.

Rumah makan dan hotel juga dilarang mengadakan acara-acara yang berhubungan dengan Hari Valentine.

Pemerintah kota telah menghimbau sekolah-sekolah untuk memasukkan pelajarnya ke mesjid di tanggal 14 Februari, dan memberitahu para ustadz agar menyiapkan ceramah khusus untuk para remaja Bukittinggi.

Ismet Azis kemudian menyatakan perayaan Tahun Baru juga akan diberhentikan karena kemapuannya untuk mendorong orang berbuat dosa. Bukittingi dikenal sebagai tujuan wisatawan, namun:

Jadi biarlah Bukittinggi ini sepi tanpa wisatawan dari pada banyak maksiat.

Sumatra Utara

Rekan imbangan Buya Mas’oed Abidin di Sumatra Utara, Abdullah Syah, menyatakan pada tanggal 13 Februari bahwa MUI memutuskan kalau merayakan Hari Valentine adalah haram untuk masyarakat Muslim di propinsi tersebut.

Merayakan hari yang juga disebut sebagai ‘hari kasih sayang’ itu bertentangan dengan ajaran Islam.

Ia juga mengatakan Hari Valentine adalah hasil budaya asing, dan karena itu amat terlarang.

Artikel ini diterjemahkan oleh Hannah Mulders dari versi bahasa Inggris - Jewish Conspiracy.


Blog EntryJan 8, '08 2:19 AM
for everyone
ketika aku masih muda dan semangatku masih bergelora
aku punya cita-cita ingin ku ubah dunia
namun aku kecewa
karena dunia tak kunjung berubah
lalu kukecilkan harapanku
ingin kuubah saja bangsaku
namun aku kembali kecewa
karena bangsaku tak kunjung berubah
kini disisa-sisa umurku dengan tenaga yang masih tersisa ingin kuubah keluargaku saja, sayangnya mereka juga tak mau berubah.
saat usiaku sudah renta baru kusadari kenapa tak ku ubah saja diriku
mungkin dengan demikian aku dapat mengubah keluargaku
dan dengan dukungan serta cinta mereka aku dapat merubah bangsaku
dengan semangat bangsakulah akan ku ubah dunia.
(tulisan batu nisan santa gergous manhattan Inggris)

Blog EntryDec 15, '07 10:29 PM
for everyone
Ketika ku mohon kepada Allah kekuatan
Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat

Ketika ku mohon kepada Allah kebijaksanaan
Allah memberiku masalah untuk ku atasi

Ketika ku mohon kepada Allah kesejahteraan
Allah memberiku akal untuk berfikir

Ketika ku mohon kepada Allah keberanian
Allah memberiku kondisi bahaya untuk ku atasi

Ketika ku mohon kepada Allah sebuah Cinta
Allah memberiku orang-orang yang bermasaalah untuk ku tolong

Ketika ku mohon kepada Allah bantuan
Allah memberiku kesempatan untuk ku raih

Ketika ku mohon kepada Allah rezeki yang halal
Allah memberiku peluang untuk bekerja keras

Aku tak pernah menerima apa yang ku minta
Tetapi.... aku menerima semua yang KU BUTUH KAN

Alhamdulilillah
DO'A KU TERJAWAB SUDAH

NoteGuestbook
   
najwalia wrote on Dec 26, '08
assalamu'alaikum....